Skip to content

Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Catat Capaian Global Sepanjang 2025

Sepanjang 2025, Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar menjalankan pelatihan, dakwah lintas negara, dan program sosial bagi dai serta mahasiswa.

FOTO Masjid Al-Azhar di Kairo, Mesir.
FOTO Masjid Al-Azhar di Kairo, Mesir.

TAWAZUN.ID — Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) mencatat capaian besar sepanjang tahun 2025, baik di dalam Mesir maupun di tingkat global. Melalui ratusan kegiatan dakwah, pelatihan, dan program sosial, organisasi ini memperkuat perannya sebagai penghubung strategis antara Al-Azhar dan para alumninya di seluruh dunia.

Di bawah arahan Imam Akbar Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib, dan kepemimpinan Ketua Dewan Pengurus Prof. Dr. Abbas Syuman, organisasi ini berhasil menjalankan agenda strategis yang berfokus pada penguatan moderasi Islam, pembinaan alumni, pengembangan kapasitas dai, serta pelayanan pendidikan dan sosial lintas negara.

Pelatihan Dai dari 23 Negara

Sepanjang 2025, Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) menyelenggarakan program pelatihan imam dan dai dari 23 negara, bekerja sama dengan Akademi Internasional Al-Azhar untuk Pelatihan Dai. Program ini dirancang untuk membekali para dai dengan pendekatan dakwah yang moderat, kontekstual, dan sesuai tantangan zaman, sehingga mereka mampu menjadi duta nilai-nilai Al-Azhar di negara masing-masing.

Antusiasme peserta tercatat tinggi, mencerminkan besarnya kepercayaan komunitas muslim internasional terhadap peran Al-Azhar dalam membina kepemimpinan keagamaan global.

Dakwah Inklusif Melalui Bahasa Isyarat

Tahun 2025 juga menandai peluncuran inisiatif penting berupa pelatihan dai dan mubalig dalam penggunaan bahasa isyarat, sebagai bentuk dakwah inklusif. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Akademi Riset Islam Al-Azhar, Dewan Nasional Penyandang Disabilitas Mesir, serta Arkan Foundation for Sustainable Development.

Selain pelatihan, organisasi ini turut meluncurkan platform dakwah khusus bagi penyandang tuli dan gangguan pendengaran. Inisiatif ini menegaskan peran Al-Azhar dalam menanamkan nilai kesetaraan, empati, dan keterbukaan, serta mendukung integrasi sosial kelompok disabilitas dalam kehidupan keagamaan.

Ratusan Aktivitas Pembinaan Alumni

Dalam rangka merawat jaringan alumni dan membendung ideologi ekstrem, Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) menyelenggarakan 280 kegiatan ilmiah dan dakwah melalui 22 cabang internasional di berbagai negara. Kegiatan ini mencakup pembinaan keagamaan, dialog keilmuan, serta penguatan nilai akidah, syariat, dan akhlak.

Selain itu, digelar 20 konferensi dan seminar internasional untuk menyebarkan manhaj wasathiyah Al-Azhar, serta 23 lokakarya tematik yang difokuskan pada penanggulangan konsep-konsep keagamaan yang keliru. Organisasi ini juga meluncurkan 15 inisiatif sosial yang memberikan manfaat langsung kepada sekitar 600 keluarga di enam negara.

Mahasiswa Asing Jadi Prioritas

Mahasiswa internasional (al-wafidun) menjadi salah satu fokus utama sepanjang tahun. Bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Pendidikan Mahasiswa Asing Al-Azhar, Pusat Syaikh Zayed untuk Pengajaran Bahasa Arab bagi Penutur Asing mencatat perkembangan signifikan, dengan peserta dari Afrika, Asia, hingga Eropa.

Pusat ini tidak hanya mengajarkan bahasa Arab sesuai standar mutu global, tetapi juga menyelenggarakan pelatihan guru, pengembangan materi ajar, serta penerapan metode pembelajaran modern untuk pengajaran bahasa Arab sebagai bahasa kedua.

Lingkungan

Kumpulan tulisan yang menyoroti isu lingkungan dapat teman-teman baca

di sini

533 Kegiatan Edukasi di Seluruh Provinsi Mesir

Di tingkat nasional, 22 cabang organisasi di berbagai provinsi Mesir melaksanakan 533 kegiatan penyuluhan sepanjang 2025. Kegiatan tersebut berupa seminar, kafilah dakwah, dan lokakarya yang bertujuan meneguhkan manhaj Al-Azhar, meluruskan pemahaman keagamaan yang menyimpang, serta memperkuat budaya damai dan toleransi, melalui kerja sama dengan lembaga pemerintah dan masyarakat sipil.

Pengembangan Keterampilan Mahasiswa Asing

Sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia, organisasi ini melatih 5.000 mahasiswa asing dari berbagai negara, melalui 100 lokakarya pengembangan keterampilan dan 50 program pelatihan di bidang keterampilan teknis, komunikasi, pengembangan diri, dan kesiapan kerja.

Program ini juga dilengkapi dengan kegiatan keagamaan dan sosial, seperti lomba hafalan dan tilawah Al-Quran, kegiatan untuk anak-anak dan penyandang disabilitas, serta bantuan sosial guna meringankan beban hidup dan menjaga stabilitas psikologis mahasiswa.

Program “Duta Al-Azhar” Jangkau 15 Ribu Peserta

Program unggulan “Duta Al-Azhar” terus mengukuhkan posisinya sebagai model pelatihan nasional. Sepanjang 2025, program ini menyelenggarakan 100 program dan lokakarya, yang diikuti sekitar 15.000 mahasiswa, alumni, dan dosen Universitas Al-Azhar.

Materi pelatihan mencakup bidang bahasa, budaya, keagamaan, pendidikan, hukum, kesehatan, pertanian, hingga keterampilan hidup dan kewirausahaan, bekerja sama dengan berbagai institusi nasional dan mitra strategis.

Buku Anak Terlaris dan Konten Edukatif

Di sektor literasi anak, Majalah Nur mencatat prestasi menonjol melalui seri buku “Anak-anak Bertanya kepada Imam”, yang membahas persoalan keagamaan dan kemanusiaan dari sudut pandang anak dengan bahasa sederhana. Seri ini telah diterjemahkan ke sejumlah bahasa asing dan menjadi buku terlaris di Pameran Buku Internasional Kairo 2024 dan 2025.

Sepanjang 2025, Majalah Nur menerbitkan 12 edisi untuk anak usia 8–15 tahun, sehingga total terbitannya mencapai 120 edisi. Sementara itu, Nur Ash-Shaghir untuk anak usia 3–6 tahun juga menerbitkan 12 edisi sepanjang tahun, dengan total 77 edisi dalam bentuk cerita bergambar.

Majalah ini juga meluncurkan serial video edukatif “Akhlak Kita yang Indah”, bekerja sama dengan Akademi Riset Islam Al-Azhar, yang disiarkan melalui berbagai kanal resmi lembaga negara.

Serial Animasi Ramadan 2026

Menutup tahun 2025, Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) menandatangani sejumlah kerja sama strategis, termasuk produksi serial animasi “Nur dan Kotak Rahasia”, yang dijadwalkan tayang pada Ramadan 2026. Proyek ini digarap bersama Akademi Riset Islam Al-Azhar dan Universitas Al-Azhar sebagai bagian dari penguatan konten edukatif kreatif bagi anak dan remaja.

Perkuat Kolaborasi Global

Sepanjang 2025, Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) terus memperkuat jejaring dan kolaborasi dengan berbagai lembaga di dalam dan luar Mesir, di bawah naungan Al-Azhar dan Kementerian Solidaritas Sosial Mesir. Upaya ini menegaskan komitmen Al-Azhar untuk tetap hadir secara aktif di tengah masyarakat global melalui dakwah moderat, pendidikan inklusif, serta penguatan nilai-nilai kemanusiaan universal.


💡
Baca juga warta lain di rubrik BERITA atau pilih ragam tulisan lain di Situs Tawazun ID

Latest