TAWAZUN.ID — Selasa, 16 September 2025, Imam Akbar Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib, menerima Duta Besar Nikolaos Papageorgiou, Duta Besar Yunani untuk Kairo dalam rangka membahas strategi meningkatkan kerja sama di bidang budaya, ilmiah, dan dakwah.
Dalam pertemuan tersebut, Imam Akbar menekankan kedalaman hubungan historis antara Mesir dan Yunani. Yang terpenting di antaranya adalah hubungan keilmuan dan budaya yang mengikat antara Al-Azhar dengan Yunani. Imam Akbar kemudian menunjukkan kesiapan Al-Azhar untuk menyediakan beasiswa bagi anak-anak muslim di Yunani serta menekankan bahwa para mahasiswa ini adalah duta perdamaian. Al-Azhar mengandalkan mereka untuk memimpin keberaagamaan yang sahih dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perdamaian masyarakat dan harmoni yang positif di antara semua lapisan masyarakat.
Yang Mulia Imam Akbar juga menegaskan kesiapan Al-Azhar untuk menerima para imam dari Yunani dan melatih mereka di Akademi Al-Azhar Internasional untuk Pelatihan Imam dan Dai. Hal ini dalam rangka untuk meningkatkan keterampilan dakwah mereka dalam membantah pemikiran ekstrem di tengah berbagai isu kontemporer. Di antaranya: isu toleransi, status perempuan dalam Islam, dan lainnya. Imam Akbar juga menegaskan kesiapan Al-Azhar untuk membuka pusat pengajaran bahasa Arab di Yunani. Lembaga ini kemudian akan melayani komunitas muslim di sana dengan mempelajari bahasa Al-Quran.
Bahasa Arab
Kumpulan tulisan terkait bahasa Arab dan khazanah ilmunya bisa teman-teman temukan
di siniDi samping itu, Duta Besar Yunani mengungkapkan kebahagiaannya atas pertemuannya dengan Imam Akbar Al-Azhar di kesempatan tersebut. Ia menyatakan, "Kami mengikuti dengan penuh minat dan semangat kegiatan serta program Anda yang terus berlangsung. Kami sangat memberikan penghormatan yang amat besar terhadap kepemimpinan serta kebijaksanaan Anda yang amat penting di masa sulit ini. Masa dimana dipenuhi oleh tantangan yang sangat serius. Ucapan para pemimpin agama sangat memberikan pengaruh dan kami tahu bahwa ucapan Anda didengarkan dan mempengaruhi banyak orang di tingkat global."
Duta Besar Yunani menambahkan bahwa Yunani bangga dengan hubungan historisnya dengan Al-Azhar. Termasuk karena mereka telah memiliki komunitas muslim di Yunani dan bahwa sebagian besar muslim Yunani ingin belajar di Universitas Al-Azhar. Ia menyinggung kerja sama dengan Al-Azhar dalam hal menghadirkan ulama Al-Azhar untuk merayakan hari raya dan perayaan Islam, terutama bulan suci Ramadan. Kami senang dengan hubungan istimewa ini, seraya menambahkan, "Kami sedang dalam proses penandatanganan nota kesepahaman dengan Al-Azhar untuk memperkuat hubungan bersama kami dan meningkatkannya ke tingkat tertinggi di bidang keilmuan, budaya, dan pelatihan imam."
