Skip to content

Al-Azhar Mengutuk Serangan Israel Terhadap Pemimpin Delegasi Negosiasi Palestina di Qatar

Al-Azhar mengecam serangan Israel ke Doha yang menewaskan negosiator Hamas dan keluarga, menyerukan dunia Arab-Islam bersatu hentikan arogansi.

FOTO Imam Akbar Syekh Ahmad Ath-Thayyib. (Al-Azhar)
FOTO Imam Akbar Syekh Ahmad Ath-Thayyib. (Al-Azhar)

TAWAZUN.ID — Tepat pada Selasa, 9 September 2025, Israel melancarkan serangan udara ke Doha, Qatar. Israel mengklaim serangan tersebut menargetkan pemimpin senior Hamas yang berada di Doha. Terdapat enam orang tewas akibat serangan udara tersebut; tiga pengawal dan seorang ajudan untuk negosiator utama, Khalil Al-Hayya yang juga tewas dalam serangan tersebut. Selain itu, anak dari negosiator utama, Khalil Al-Hayya juga turut tewas. Paska kejadian tersebut, Qatar, Arab Saudi, Iran dan juga dari Al-Azhar mengecam keras serangan tersebut.

Imam Akbar berkomentar, “Serangan teroris (Israel) yang menargetkan delegasi negosiasi Palestina di Qatar menuntut dunia Arab dan Islam untuk bersatu menghentikan arogansi dan perilaku kriminal entitas pendudukan.”

Palestina

Kumpulan tulisan yang mengangkat isu dan perjuangan Palestina dapat kalian temukan

di sini

Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Ath-Thayyib, Syekhul-Azhar, mengecam keras serangan Israel yang menargetkan beberapa pemimpin delegasi negosiasi Palestina di Doha, Qatar. Dalam siaran pers yang dibagikan di Facebook dan Twitter, Imam Akbar Al-Azhar menekankan bahwa serangan ini memperlihatkan niat dan rencana Israel untuk mengambil alih tanah Palestina. Mereka sengaja menyebarkan kekacauan, mengganggu keamanan dan stabilitas kawasan. Mereka juga melanggar hukum hak tanah rakyat Palestina dengan mengubahnya menjadi arena yang penuh konflik dan perang. Imam Akbar juga menekankan bahwa agresi Israel yang mengancam kedaulatan negara Qatar ini menuntut dunia Arab dan Islam untuk bersatu menghentikan arogansi dan perilaku kriminal Israel.


💡
Baca juga warta lain di rubrik BERITA atau pilih ragam tulisan lain di Situs Tawazun ID

Latest